7 Kesalahan QSHE yang Masih Sering Terjadi di Perusahaan
Banyak perusahaan sudah mengenal QSHE, tetapi masih melakukan kesalahan dalam penerapannya. Kesalahan ini bisa berdampak besar terhadap keselamatan dan performa bisnis.
Pertama, kurangnya pelatihan karyawan. Tanpa edukasi yang tepat, standar QSHE hanya menjadi dokumen, bukan budaya kerja.
Kedua, tidak melakukan inspeksi rutin. Risiko di lapangan sering berubah, sehingga pengawasan harus dilakukan secara berkala.
Ketiga, dokumentasi yang lemah. Tanpa pencatatan yang baik, perusahaan sulit melakukan evaluasi dan perbaikan.
Keempat, mengabaikan penilaian risiko. Banyak kecelakaan terjadi karena risiko tidak diidentifikasi sejak awal.
Kelima, minimnya komitmen manajemen. QSHE hanya efektif jika pimpinan terlibat langsung.
Keenam, tidak ada sistem monitoring. Tanpa pengukuran, kualitas QSHE sulit ditingkatkan.
Ketujuh, tidak melakukan perbaikan berkelanjutan. QSHE harus berkembang mengikuti kebutuhan operasional.
UNO membantu perusahaan menghindari kesalahan ini melalui sistem inspeksi, pelatihan, dan pendampingan QSHE yang terstruktur.